TVPUBLIKA.COM, JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja RI,  Ida Fauziah,  menyampaikan penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau PMI menjadi prioritas pengusaha kedepan.Oleh karena itu, Menteri Ida mengajak pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) agar tetap berkomitmen dalam memajukan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Hal itu dikatakan Menteri Ida saat memberi sambutan sekaligus membuka Rakernas Apjati ke II,  di Bidakara,  Jakarta, Senin (21/01)
“Penempatan dan perlindungan pekerja  migran Indonesia menjadi prioritas pengusaha kedepan.Perlindungan tenaga kerja diluar negeri adalah bagian dari komitmen yang melingkupi perlindungan tenaga kerja diluar negeri,”ujar Ida Fauziah. 


Menurut Ida, kita masih perlu merealisasikan dan mengimplementasikan langkah-langkah dan tantangan.Banyaknya tantangan, yang dilalui dalam mensyaratkan pekerja berangkat. Baik itu dalam kompetensi dan  pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia. 
“Apresiasi yang luar biasa terhadap Rakernas ini karena telah memberikan semangat luar biasa bagi PMI untuk menjadi duta wisata dan bela negara,” sebut Ida Fauziah.

Kemenaker RI, Ida Fauziah juga mengapresiasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas II) Apjati yang selama ini cukup memberikan semangat kompetensi dan perlindungan pekerja migran kita.

Ketum Apjati berfose bersama Menaker Ida Fauziah dan jajarannya serta Pejabat Eselon BNP2TKI

Sementara Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) APJATI, Ayub Basalama, mengingatkan, pengusaha jasa tenaga kerja agar menyempurnakan program kerja sehingga harmonisasi akan berjalan. 

“Ayo kita sempurnakan program APJATI sehingga dapat memaksimalkan manfaatnya kepada pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia,”ajak Ayub Ketua DPP Apjati dalam sambutannya di Rakernas II itu. 
Ayub juga berharap, APJATI terus berkontribusi positif dalam program penempatan kerja menuju era industri saat ini. “Ini adalah bentuk dukungan penuh tentang langkah-langkah kerja. Sehingga sinergisitas dengan pemerintah dalam melindungi pekerja migran Indonesia menjadi wujud bela negara dan duta wisata bangsa,”ujarnya.